Friday, May 29, 2015

Tips Memilih Printer untuk Loket PPOB


Untuk menjalankan bisnis PPOB Interlink, anda harus menyediakan perangkat komputer beserta printer untuk mencetak struk transaksi. Jika kita berbicara printar, sangat banyak jenis dan kriterianya. Namun berdasarkan sistem pencetakan, kita mengenal 3 Madzhab Utama printer. Yaitu jenis printer Dot-Matrix, Ink-Jet, dan Laser-Jet. Berbeda dengan PPOB lain yang memberi syarat, loket harus menggunakan printer Dot-Matrix. PPOB Interlink kompatibel dengan segala jenis printer dan tidak perlu memakai dongle.
Apa saja sih perbedaan, kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis printer di atas? Semoga ulasan berikut dapat membantu anda menemukan jenis printer yang tepat untuk Loket PPOB anda.

Printer Dot Matrik

Jenis Printer Dot Matrix menggunakan pita berkarbon seperti pita mesin ketik dahulu kala. Hasil cetakannya berbentuk titik-titik yang saling terhubung membentuk karakter yang terlihat kaku. Meski terlihat jadul, printer ini masih banyak digunakan pada komputer kasir di supermarket-supermarket terkenal.
Keunggulan : Harga pita isi ulang murah, dan tidak cepat habis. Bisa digunakan untuk mencetak struk berlapis 2 hingga 4 lapis, yang biasa digunakan untuk kopian arsip.
Kekurangan : Karakter huruf dan angka yang dihasilkan terlihat kaku. Hanya mendukung satu warna (hitam saja). Tidak bisa digunakan untuk mencetak warna dan separasi. Harga printer ini bisa dibilang cukup mahal. Suara pencetakan sangat keras dan mengganggu. Waktu pencetakan lebih lama dibanding printer ink-jet dan laser-jet.
Pertama kali ditemukan, printer dot matrix menggunakan 9 Pin. Artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin sehingga hasil cetakan jadi lebih halus. Produsen printer jenis dot matrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX–300, Epson LX-800 dan lainnya.

Printer Ink Jet

 

Jenis Printer Ink jet adalah jenis printer yang paling populer dan banyak peminatnya. Printer ini menguasai lebih dari 80% pasar printer di dunia. Cocok untuk kebutuhan personal maupun kantoran.
Printer Inkjet menggunakan tinta cair yang dimasukkan dalam kantong cartridge untuk kemudian disemprotkan ke atas kertas membentuk huruf, angka, gambar dan bentuk lain. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot matrix. Selain itu jenis printer ini bisa mencetak berbagai macam warna dalam kombinasi CMYK (Biru, Kuning, Merah & Hitam).
Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. Teknologi ini sering disebut sebagai sistem Bubble Jet.
Keunggulan : Harga printer paling murah. harga tinta bervariasi tergantung kualitasnya. Perawatan paling mudah. Bisa mencetak warna. Bisa mencetak gambar. Spare part tersedia banyak dan bisa didapatkan dengan mudah di berbagai toko komputer.
Kekurangan : Tidak bisa mencetak kertas struk berlapis seperti printer Dot Matrix.
Produsen yang paling terkenal memproduksi printer Ink Jet adalah Canon, dengan printer kelas ekonominya yang paling laris seperti IP 1800 & IP 2700. Alternatif produsen printer lain yang pantas untuk dicoba lain adalah Epson dan Hewlett Packard.

Printer Laser Jet

 

Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. Hasil cetakan printer Laser jet lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot matrix maupun ink jet. Selain itu, printer laser jet juga memiliki kecepatan setak tinggi. Hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil cetakan mesin photo copy.
Sayangnya hasil cetakan menggunakan printer Laser Jet hanya mendukung satu warna (hitam) saja. Namun rupanya kekurangan itu terbayar dengan hasl cetakan yang lebih presisi dan halus. Sehingga printer ini menjadi pilihan utama desainer grafis yang butuh gambar dengan ketepatan cetak tinggi. Printer ini banyak digunakan sebagai perangkat kantor. Juga sering digunakan oleh usaha percetakan dan sablon untuk mencetak separasi warna.
Keunggulan : Mencetak lebih cepat dari dot-matrix dan ink-jet. Lebih cepat kering. Hasil cetakan lebih presisi.
Kekurangan : Harganya mahal. Hanya mendukung 1 warna saja. Tidak bisa mencetak kertas struk berlapis seperti printer Dot Matrix.
Lantas jenis printer apa yang cocok untuk Loket PPOB anda? Jawabannya justru tergantung kedalaman kantong anda untuk menentukan kisaran budget belanja perangkat. Jika anda ingin perangkat murah meriah, yang penting usaha jalan, saya sarankan menggunaka printer Ink-Jet. Namun jika anda menginginkan kualitas pencetakan struk yang lebih baik? ruguhlah kantong anda lebih dalam untuk membeli printer dot matrix. Jika anda ingin usaha anda bergengsi dan kebutuhan pencetak yang cepat, Laser Jet boleh dicoba.
Mungkin ada juga yang bertanya,”Mas saya sudah punya printer, gimana nih?”. Ya sudah pak/bu, tidak usah pusing mikirin printer, sebaiknya anda berpikir meningkatkan omset sebesar-besarnya. Karena PPOB Interlink dapat dijalankan menggunakan printer apapun, tidak seperti PPOB lain yang harus pakai printer tertentu dan ribet harus install dongle. Promosi nih ye… hehe. Semoga bermanfaat.
Masih bingung juga memilih jenis printer? silahkan hubungi Tim PPOB Interlink melalui salah satu kontak berikut ini:
0858 5993 1040 (Indosat)
085 330 214141 (Telkomsel)
Pin BB : 32 55 E0 A5


No comments:

Post a Comment